Memuat berita terbaru...

Bangunan Terbengkalai Jadi Arena Sabung Ayam, Praktik Judi di Medan Johor Tantang Wibawa Polsek Deli Tua

 


MEDAN — Upaya mengelabui aparat penegak hukum kembali terjadi di wilayah Kota Medan. Sebuah taktik usang dengan kedok 'kontes ketangkasan' disinyalir kuat digunakan untuk memuluskan praktik perjudian sabung ayam, yang kini meresahkan warga di kawasan Kecamatan Medan Johor.

Lokasi praktik ilegal tersebut bersembunyi di balik fasad sebuah bangunan yang diduga terbengkalai, tepatnya berlokasi di Jl. Medan - Tebing Tinggi 10, Pangkalan Masyhur, Kec. Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara 20219.

Dari luar, bangunan tersebut tampak sunyi, tak berpenghuni, dan luput dari kecurigaan. Namun, berdasarkan informasi dan pantauan di lapangan, di balik tembok usang tersebut tersimpan arena yang terorganisir tempat berlangsungnya perputaran uang haram melalui judi sabung ayam.

Para pelaku diduga kuat menggunakan label "kontes" atau "pameran ketangkasan" sebagai alibi utama. Tameng ini disiapkan sebagai bentuk antisipasi berlapis untuk mengelabui warga sekitar, sekaligus sebagai dalih pembenaran apabila sewaktu-waktu aparat kepolisian melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Praktik klandestin ini tidak hanya memicu keresahan sosial di tengah masyarakat Kelurahan Pangkalan Masyhur, tetapi juga merupakan bentuk pelanggaran hukum yang terang-terangan terhadap Pasal 426 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) tentang Tindak Pidana Perjudian. Kehadiran aktivitas yang memancing kerumunan massa dan rentan memicu tindak kriminalitas lanjutan ini jelas mencederai rasa aman warga setempat.

Guna menjunjung asas keberimbangan informasi (cover both sides), redaksi telah meneruskan laporan dan temuan aktivitas ilegal ini secara langsung kepada pihak kepolisian setempat. Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Deli Tua, AKP Kennedy Sitompul, S.H., M.H., menyambut baik informasi dari masyarakat dan memastikan pihaknya akan segera mengambil tindakan.

"Terima kasih informasinya, Pak, akan segera kita tindak lanjuti," tegas AKP Kennedy saat dikonfirmasi oleh redaksi melalui pesan WhatsApp.

Meski telah ada komitmen awal dari pihak kepolisian, masyarakat kini menanti realisasi langkah taktis dan konkret dari jajaran Polsek Deli Tua di lapangan. Publik berharap aparat segera turun tangan membongkar kamuflase "kontes" tersebut, serta menindak tegas para pemain, bandar, maupun penyedia tempat di bangunan terbengkalai itu.

Tindakan nyata di lapangan sangat krusial agar tidak menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di wilayah hukum Polrestabes Medan. Kini, publik mengawal penuh janji penindakan tersebut untuk membuktikan bahwa tidak ada ruang bagi praktik perjudian, apa pun bentuk dan kedoknya.